[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"$f2b6hoe8o3u00o":3},{"success":4,"book":5},true,{"id":6,"isbn":7,"title":8,"subtitle":9,"slug":10,"author":11,"contributors":9,"publisher":12,"publication_year":13,"edition":9,"language":14,"category":15,"genre":9,"subjects":9,"dewey_decimal":9,"lcc":9,"format":16,"pages":17,"dimensions":9,"weight_grams":9,"description":18,"table_of_contents":9,"excerpt":9,"cover_image_url":19,"cover_image_r2_key":20,"total_copies":21,"available_copies":21,"location":9,"is_reference_only":22,"checkout_duration_override":9,"status":23,"required_patron_level_id":9,"tags":9,"popularity_score":24,"total_checkouts":25,"created_at":26,"updated_at":27,"is_public":4,"required_patron_level_name":9,"required_patron_level_slug":9,"required_patron_level_color":9,"status_label":28,"status_color":29,"status_metadata":30,"recommended_by":9,"is_borrowable":4},409,"9786024242756","Pulang",null,"pulang","Leila S. Chudori","Kepustakaan Populer Gramedia",2018,"id","Fiction","paperback",460,"Paris, Mei 1968.\nKetika gerakan mahasiswa berkecamuk di Paris, Dimas Suryo, seorang eksil\npolitik Indonesia, bertemu Vivienne Deveraux, mahasiswa yang ikut de-\nmonstrasi melawan pemerintah Prancis. Pada saat yang sama, Dimas me-\nnerima kabar dari Jakarta: Hananto Prawiro, sahabatnya, ditangkap tentara\ndan dinyatakan tewas.\n\nDi tengah kesibukan mengelola Restoran Tanah Air di Paris, Dimas bersama tiga kawannya—Nugroho, Tjai, dan Risjaf—terus-menerus dikejar rasa bersalah karena kawan-kawannya di Indonesia dikejar, ditembak, atau menghilang begitu saja dalam perburuan peristiwa 30 September. Apalagi dia tak bisa melupakan Surti Anandari—isteri Hananto—yang bersama ketiga anaknya berbulan-bulan diinterogasi tentara.\n\nJakarta, Mei 1998.\nLintang Utara, puteri Dimas dari perkawinan dengan Vivienne Deveraux, akhirnya berhasil memperoleh visa masuk Indonesia untuk merekam pengalaman keluarga korban tragedi 30 September sebagai tugas akhir kuliahnya. Apa yang terkuak oleh Lintang bukan sekadar masa lalu ayahnya dengan Surti Anandari, tetapi juga bagaimana sejarah paling berdarah di negerinya mempunyai kaitan dengan Ayah dan kawan-kawan ayahnya. Bersama Segara Alam, putera Hananto, Lintang menjadi saksi mata apa yang kemudian menjadi kerusuhan terbesar dalam sejarah Indonesia: kerusuhan Mei 1998 dan jatuhnya Presiden Indonesia yang sudah berkuasa selama 32 tahun.\n\nPulang adalah sebuah drama keluarga, persahabatan, cinta, dan pengkhianatan berlatar belakang tiga peristiwa bersejarah: Indonesia 30 September 1965, Prancis Mei 1968, dan Indonesia Mei 1998.","\u002Fapi\u002Fuploads\u002Fcovers\u002Fcovers\u002F409_1787580755559.jpg","covers\u002F409_1787580755559.jpg",1,false,"available",0,3,"2026-08-18 04:07:25","2026-09-07 07:54:05","Tersedia","success",{"allow_borrow":4}]